Work Text
Kadang Tsukishima bisa jadi sangat kekanakan. Apalagi bila menyangkut mengenai hewan purba yang telah punah, dinosaurus. Satu hal yang kadang membuat Yamaguchi tertawa karena bisa mengenal satu sisi unik kekasihnya itu."Tch... sial!" umpat Tsukishima, tangannya meremat majalah yang tengah dibaca.Yamaguchi mengerjap heran. "Kenapa, Tsukki?""Ga apa-apa," jawabnya cepat.Tapi kening yang berkerut itu menunjukkan ketidaksinkronan antara hati dan bibir Tsukishima. Cepat Yamaguchi melirik artikel majalah yang menjadi pelampiasan kekesalan Tsukishima. Artikel itu memberitakan bahwa Sendai Museum of Art sedang mengadakan pameran bertema kehidupan zaman kapur, tentu saja bintang utamanya adalah para hewan purba yang pernah merajai bumi beberapa juta tahun yang lalu itu, Dinosaurus. Hewan yang digilai oleh Tsukishima Kei sejak ia masih batita.Lalu... yang membuat Tsukishima gusar adalah ......... Yamaguchi membaca sekilas dengan cepat artikel tersebut. Oh, begitu rupanya."Tanggal openingnya bersamaan dengan keberangkatan kita ke trainning camp ya?" celetuknya."Ya.ma.gu.chi!" Tsukishima menggeram.Yamaguchi terkekeh polos. "Gomen Tsukki."...End
